August 24th, 2007 by istrinyarendy
Kalo setahun lalu ditanya jenis2 tanaman buat taman, mungkin bisa jadi kalo ditanya 10 jenis tanaman cuma satu jenis aja yang terjawab.
Nah hari ini rencananya setelah balik dari kerja, mo berburu 4 pot gantung buat tanaman sambang darah yang baru dibeli 2 hari yang lalu. Nah si sambang darah ini, melengkapi koleksi taman kecil depan rumah yang terdiri dari 1 pohon sikas besar, 1 pohon sikas sedang, 17 gerombol ekor bajing di perbatasan lahan taman dengan teras rumah, 20 bonggol nanas nanas kerang di depan si ekor bajing, 20 bonggol soka jepang (ini sebenarnya mirip dengan bunga soka, tapi daunnya lebih kecil) bagian taman paling dekat ke jalan dan sebarisan lili paris di depan si soka jepang.
Eh, si sambang darah kan dijadiin tanaman pot, brarti dia dikategorikan bukan sama dengan tanaman yang ditanam langsung di lahan taman. Brarti dia nantinya dia "temenan" sama si euchorbia, zodia, anthurium, 24 varian kaktus beraneka bentuk & cocor bebek.
hehehe… kalo gak jadi ibu rumah tangga, eke gak mengerti betapa menyenangkannya berkebun (baca : melihat bang jali nanem tanaman) & merasakan kesejukan dengan melihat anekaragam warna hijau (dan terkadang merah) dari tanaman2 tsb.
Hmm… jadi gak sabar pingin ke pameran flona di lapangan banteng sama mas rendykuw …. eh tapi kan lahan tamanku kecil yak.. mo ditaro dimana lagi ya… bukannya sekarang udah optimal…(garuk2 mode : on)
*iseng2sambilnungguinsilabusdiapprovesamadosenkoordinator*
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
August 22nd, 2007 by istrinyarendy
Pertama2 aku baca artikel ini di the economist mengenai kemenangan abdullah Gul pada pemilihan presiden Turki. Sebagai manusia muslim & berjilbab, aku bener2 merasa terserang karena di salah satu paragraf artikelnya dinyatakan "….His sole handicap appears to be his wife, Hayrunnisa. She wears the
Islamic style headscarf that is banned in all government buildings and
schools. In a sop to the secularists she is expected to tie it in a
more fashionable style. Over time they should grow accustomed to her
headgear just as they eventually accepted Mr Erdogan’s wife, Emine, who
became the first ever prime ministerial spouse to cover her head…."
Emang dasar, kenapa para biarawati/nun yang juga pake headscarf gak diusik2 sementara orang berjilbab diusik2 kayak begini, atau jangan2 orang turkinya emang masih keblinger dengan sekularismenya attaturk yang tercermin dari rekan2 turki di RSM yang mempertanyakan kenapa aku berjilbab, padahal dia sendiri (mantan) muslim
Apakah mungkin ini terkait dengan syiar Islam yang memang belum lancar? Ataukah emang pemilik economist itu emang orang yang antipati dengan Islam? Duh dibanding bersudut pandang "I’m the victim of non-muslim black campaign" mendingan inget2 lagi idealisme di kampus dulu …. pingin punya perusahaan media yang profitable tapi sangat kuat mendukung syiar islam… tapi kayaknya berat yak… modal untuk punya perusahaan media kan sangat besar … Aljazeera aja sampe sekarang masih disubsidi oleh pemerintahan Qatar…. Anyway, dibanding diskusi gak berujung… kita berdoa aja untuk keberhasilan aljazeera & muslim channelnya Astro supaya performancenya menjadi lebih baik dalam waktu dekat (mode : iman paling lemah on :’< )
*lagisedihkarenagakbisakonkrit*
Posted in Uncategorized | No Comments »
August 21st, 2007 by istrinyarendy
Pak Bandi mungkin bisa jadi adalah perantara pesan dari yang Di Atas supaya aku tetap semangat & ikhlas dalam menjalankan pilihan hidup aku sekarang ini… balik ke kampus jadi pengajar.
Ketika pas aku balik dari NL dan suami aku bilang, dia lebih senang & tenang kalo aku dikampus, membuat pupuslah harapan aku bisa belajar + tantangan (dan mencari tabungan :p) melalui kerja di FMCG, walopun pada saat itu aku sudah menjalankan proses rekrutmen & di offer posisi oleh tante E, recruitment managernya. Akhirnya dengan alasan mau punya anak aku ngomong ke tante E & akhirnya si tante juga bilang… suami elo udah sangat gak egois dengan ngasih kesempatan elo belajar di luar negeri, yah mungkin sekarang saatnya untuk payback ke suami.
Tapi… eng ing eng…. ternyata di kampus tidak seindah diduga (harapan bisa banyakin amal jariah dengan banyak mengajar ilmu dan flexi hours kayaknya susye untuk diperoleh), yang akhirnya membuat aku ngerti kenapa banyak braindrain dari kampus ke industri…. sebenernya sih bukan masalah uang di industri lebih besar… tapi lebih ke arah terkadang pihak administasi kampus yang suka gak jelas dengan kebijakannya. Ada ikatan dinas sebesar 2n yang harus dilakukan, tapi tidak jelas ikatan dinas itu mencakup apa aja. Misalnya begini, pengangkatan dilakukan oleh dekanat, jobdesc ditentukan departemen, uang bayaran dibayar oleh dekanat…. tapi kalo dilihat lagi ternyata pihak dekanat mengklasifikasikan si pekerja ini pada golongan tertentu yang jobdesc dari departemennya bertentangan dengan kebijakan SDM & kebijakan keuangan dekanat (kalo gitu ngapain nyuruh2 departemen buat job desc kalo mereka punya kebijakan SDM sendiri), dan membuat orang2 yang baru selesai studi tsb jadi terombangambing dengan ketidakpastian "ikatan dinas". Dan akhirnya niat baik untuk mengabdi melalui mengajar penelitian jadi terdistorsi oleh hal2 yang gak penting & gak produktif… dan bagi yang gak kuat2 plus sabar biasanya akan keluar dengan sendirinya.
Nah disini pak Bandi datang, dia cerita bahwa yang aku alamin itu gak ada apa2nya dibanding di Fakultasnya dia. Malah dari dia kita bisa tahu bahwa bila dibandingkan dengan fakultas lain… ekonomi jauh jauh lebih baik memberikan kompensasi… (waakksss trus bagaimana pak bandi menghidupi istri & ke3anaknya ya…)
dan ketika aku nanya… sebenernya alasan apa yang memilih bertahan di kampus…. dia bilang itu udah panggilannya…. berhubung bidang dia adalah kesejahteraan sosial, dia sangat enjoy banget baik dalam melakukan riset ataupun konsultasi lapangan karena dia tahu apa yang dia lakukan akan sangat bermanfaat bagi lingkungannya dia…. yah pak bandi yang pintar (udah tinggal tunggu pengesahan dari dikti terkait dengan pengangkatan guru besar/profesor) bin soleh bin ganteng bin masih muda ini emang bner2 kasih aku refreshment terhadap kecemasan/rasa frustrasi aku dengan segala ketidakpastian di kampus…
hehehe…Jadi inget saat2 pas awal kuliah MBA dulu…. agak2 sempet disorientasi terhadap motivasi…. tapi toh akhirnya terlewati juga…. Hmm… musti tambeng mode on niy… kayaknya harus tetap dijalani..do the best & let ALLAH do the rest kali ya…
*maupulangketamantanahbarublokA/11depok16426*
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
August 20th, 2007 by istrinyarendy
Memori 17 agustusan tahun ini adalah bagaimana menjalankan hidup bertetangga dengan orang lain. Kebetulan rumah tempat aku & mas rendy tinggal jadi markas ibu2 blok A & A1 untuk membuat tumpeng. Seru lho… ternyata lomba tumpeng itu membuat komunikasi kita sesama ibu2 warga blok A & A1 yang tadinya sebatas menganggukkan kepala, tersenyum & menyapa…. menjadi lebih dalam lagi. 15 orang ibu2 tumplek bleg di ruang tamu menghias tumpeng "menuju puncak kemerdekaan" (aka bebek menuju puncak - tumpeng ditaruh diujung kiri belakang dengan bebek diujung kanan depan & dikanan kiri jalan antara bebek & tumpeng ada pemandangan sawah yang tdd dari cabe isi, sambal goreng printil, ayam goreng, danau serundeng, terasering pindang telur puyuh&perkedel) kita saling ngeledekin satu sama lain tanpa ada hard/hurt feeling. Yang ada disitu feel free aja nanya ke mbak A (yang cantik & jago masak), "mbak mo nanya nih… tapi jangan marah ya…..mbak kok elo mau sih sama suami elo?", bukannya tersinggung/membela suaminya eh si mbak A malah bilang …."hehehe santai aja lagi, temen2 & bos gw juga nanya begitu sama gw"… dan kemudian dijawablah kenapa akhirnya dia menikah sama suaminya yang hanya menjalankan proses pacaran 3bulan saja. Trus Mbak L (yang beberapa kali suka muncul di TV karena kerajinan kaleng hiasnya) yang tadinya dikira diem2 menghanyutkan… eh ternyata asal banget (becanda & suka iseng gitu), terus ada mbak E & S yang paling konkrit kalo diminta bantuan tanpa harus boasting kanan kiri, bukan kayak mbak E2 yang bener2 a la ibu rumah tangga sinetron… yang agak suka "pamer: dan malahakhirnya jd bahan ledek2an antara sebagian besar dari ibu2.. hehehe..
Semua disitu kecuali ibu E2 kayaknya setuju, kalopun kita gak menang, kita udah memperoleh kemenangan dengan mencapai teamwork & team bonding yang kuat pada ibu2 warga blok A & A1…. tapi ternyata ketika kita mendapat juara 3 lomba tumpeng pada malam syukuran 17 agustusan, membuat semua orang makin senang (termasuk bapak2nya)…. mengingat gak ada salah satu dari ibu2 blok A & A1 berpengalaman dalam membuat tumpeng :p. Pengalaman jadi koordinator tumpeng ini bener2 ngasih pengalaman buat aku bahwa "tetangga itu memang adalah sodara terdekat"… karena aku mulai ngerasa mbak2 tetanggaku udah mulai kayak kakak2ku aja setelah rame2 keroyokan buat tumpeng… dan satu lagi belajar pentingnya menjaga komunikasi, memilih kata2 yg baik & punya sense of humor dalam menciptakan suasana keluarga di dalam kehidupan bertetangga.
*lagiiseng2ngeblogdikampusfeuidepok*
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
August 14th, 2007 by istrinyarendy
Hari ini, aku bareng sigit, liyu sama yuyun mengikuti undangan acara australia education fair di kedubes OZ. Pas masuk2, ketemu sama ibu Wati Syamsu, contact person di seksi kultural waktu ikutan australian-indonesian young muslim leader exchange program tahun 2003 lalu…. duh, tiba2 ngerasa betapa waktu cepet banget berlalu ya…. kayaknya baru minggu kemarin aku ngunjungin sisters & brothers di melbourne & canberra … sharing & diskusi bagaimana muslim practice di Indonesia plus berbagai isu2 terkini, sekaligus belajar dari brother & sister yang jadi kaum minoritas di OZ bagaimana mereka berjuang mempertahankan prinsip keislaman plus juga tetap bisa berasimilasi dengan masyarakat australia kebanyakan. Sister Marwa yang waktu itu cuma setahun lebih tua dari aku, bertanggungjawab jadi sekretarisnya ICV (Islamic Council of Victoria - kayak MUI negara bagian), aku setengah kagum dan setengah malu… karena dengan umurnya yang masih muda pada waktu itu (24 tahun) udah banyak yang bisa kontribusi ke masyarakat & da’wah padahal kondisi australia sangat kurang bersahabat thd komunitas muslim akibat serangan bom bali.
Duh, terus apa kabar ibu tati IAIN & si mbak nasyiatul aisyiyah partner exchange aku di program tsb…. gawat nih… mudah2an aja silaturahimnya masih tetap bisa disambung… soalnya terakhir ketemu mereka … pas waktu aku nikahan +/- 3 tahun lalu…
Oya, akhir2 ini, aku jadi agak2 kecanduan main "the Sims 2" (begini nih… gara2 sok mau ikutan suami gara2 gak mau ditinggal suami kalo lagi main game komputer… jadi malah kecanduan)… terlepas kadang2 suami suka protes… tapi banyak hal yang membuat aku makin mengenal diri aku sendiri & juga mengenal suami lewat simulasi game yang intinya kayak main rumah2an tsb. Dulu aku berpikir aku termasuk orang yang punya karakteristik "family aspiration"… tapi setelah dijalankan… kayaknya agak kurang tepat…. aku lebih cocok dengan karakteristik "fortune aspiration"… yang kurang lebih punya sense of achievement terhadap karir & uang (huaaa… ternyata)…. Terus mengenai suami… yang kupikir pada awalnya berkarakter "family aspiration" ternyata lebih ke arah "popularity aspiration" yang termotivasi untuk kenal banyak orang & entertain banyak orang….
Tapi masalah karakteristik tsb itu gak jadi harga mati …. karena kita tetap punya visi keluarga dan tetap fokus usaha punya anaknya kok (hehehe… jaka sembung bawa ojeg… gak nyambung jek)
O ya, sekarang di komplek TTB tempat aku tinggal, komunitasnya udah makin kuat… seneng banget kayak punya kakak2 & temen hang-out baru rasanya… 2 minggu lalu ada lomba jalan sehat keluarga (aku&rendy sengaja pake kaos warna oranye sisa MBA Olympic 2006 biar gampang dikenal & mengenali orang), terus minggu ini ada lomba tumpeng … dan gara2 aku & mas rendy belum punya anak… rumah kita jadi tempat ideal buat kumpul ibu2 ataupun mangkal bapak2 karena gak ada anak kecil yang ngerecokin… hihihihi, kitanya sih seneng aja… biar rumahnya banyak berkahnya :p
*lagiisengngeblogsebelumpulangketamantanahbarublokA/11Depok16426*
Posted in Uncategorized | 4 Comments »
February 12th, 2007 by istrinyarendy
I admit I made a mistake…. bulan januari 2007 aku banyak gak bersyukurnya… seolah2 gak percaya sama ALLAH kalo Dia-lah penjamin rezeki seluruh makhluk-Nya. Gak merasa secure dengan karir ke depan…. plus ditambah keinginan yang banyak banget yang disisi lain sadar bahwa semuanya gak bisa dipenuhi… too much whining & complaining intinya….. Payah banget deh….
Nah… semingguan terakhir di awal februari mulai insap…. sadar kembali….kalo ALLAH itu gak akan kasih cobaan yang gak bisa dipikul hambaNya… dan terus menerus belajar untuk bersyukur dan bersabar….
Tapi mungkin yang namanya Anna Amalyah Agus itu gak bisa terinternalisasi 100% dalam belajar mengenai kehidupan kalo gak "dijedotin". Jadilah hari Sabtu tanggal 10 Februari 2007, ALLAH menegurku dengan "manisnya"…. Yups… aku sama 7 temen lain di mobilnya Titi… mengalami kecelakan di tol Cawang…. Mobil terbalik… kaca depan mobil pecah…. bodi mobilnya penyok2 kayak kaleng kerupuk … dan subhanallahnya…. tidak ada satupun yang luka berat (baca : patah2 tulang atau pendarahan banyak, dsb)… aku sendiri hanya terluka diujung jari karena terbeset pecahan kaca…. lain tidak… padahal kalo ngeliat kondisi mobilnya yang parah & jalanan tol cawang yang bersimbah kaca….. orang2 udah mikir yang enggak2….
This is my 1st experience that I am so close with death…. mungkin selama ini ALLAH’s calling me… but I didn’t answer? dan Dia sampe harus memanggilku dengan cara yang cukup heboh & mengagetkan?
Ya ALLAH, Mudah2an kejadian ini bisa bentuk aku jadi orang yang lebih baik lagi di kemudian hari …
*masihgakpercayakaloharisabtuyanglalumengalamipengalaman"menakjubkan"*
Posted in Uncategorized | 4 Comments »
February 8th, 2007 by istrinyarendy
Selama bulan januari 2007 ini banyak perenungan yang aku lakukan…. dan aku menemukan kalo kata2 mbak novi banyak benernya…..akan ada saatnya kita memutuskan keputusan krusial dalam hidup yang mungkin secara kasat mata "merugikan" pengembangan diri, tapi di sisi lain keputusan itu justru mendatangkan lebih banyak "berkah"
So Here I am, udah memutuskan untuk back to my previous employer…. menguburkan keinginan untuk terjun ke dunia industri (baca : FMCG)… setelah perenungan atas beberapa kejadian yang terjadi. Keinginan punya anak yang besar ditambah aku pingin kejer ridho suami–yang lebih ridho kalo aku kerja di kampus (related dengan workload yang lebih rendah)… cukup banyak berkontribusi dalam pengambilan keputusan tersebut. Kalo boleh jujur… ada sedikit kekecewaan pada saat pengambilan keputusan tsb, ditambah lagi juga memicu konflik kecil antara aku & salah satu significant others aku….. Tapi ya sudahlah…. this is mylife & my nuclear family life…. dan aku Insya ALLAH yakin banget ada hal yang lebih besar yang akan aku peroleh kalo aku memilih back to campus instead of terjun ke industri.
Talking about kerjaan di kampus… kalo gak ada aral melintang… Insya ALLAH sebentar lagi surat keputusan dekan untuk mengangkat aku jadi staf tetap akademik akan keluar. Kalo dianalogikan staf tetap akademik itu kurang lebih adalah dosen tetap, padahal biasanya dari asisten dosen (posisi sebelum aku berangkat ke belanda) akan diangkat jadi dosen tidak tetap dulu sebelum menjadi dosen tetap. Dan banyak kasus di mana orang menunggu sampai lebih dari 5 tahun (bahkan ada yang belasan tahun) untuk menjadi dosen tetap. Jadi kayaknya aku musti banyak2 bersyukur… instead of complaining & whining "how small my salary will be compare to the other choice (go to industry)"… karena aku gak perlu nunggu lama untuk status dosen tetap.
Terus kutipan "apabila kamu diberi rizki bersyukurlah, maka nikmatnys akan bertambah" sepertinya sangat bener banget…. karena kerjaan di kampus sebenernya juga challenging … kita jadi kreatif gimana optimizing minimal resource untuk hasil maksimal…. dari mengajar mahasiswa, mengerjakan proposal2 hibah pendanaan departemen, korporatisasi organisasi kampus yang masih tergantung dari who’s behind (bukan how’s the system work).. dan mengejerkan pekerjaan2 tersebut cukup bisa ngasih aku perasaan kalo kerjaan aku bener2 "berarti", I’m doing something meaningful for other people/indonesian busienss education community…. Aku percaya perasaan tersebut gak akan muncul kalo aku ke industri…. yang ada malah perasaan kalo aku termasuk budak2 kapitalisme yang mengumpulkan uang seperti meminum air laut seperti yang cukup sering diungkapkan suamiku…
Kabar baik lainnya, aspirasi untuk tetap punya keterkaitan dengan industri juga Insya ALLAH akan aku salurkan melalui rencana keterlibatan dalam pembuatan Indonesian business case study yang telah dirintis sama pak Alberto & temen2 di case center (FYI, Case center departemen Manajemen FEUI udah nerbitin buku Case in Management - Indonesian real company, yang gaya & standar penulisannya a la harvard business school)
Ibaratnya QS Ar-Rahman…. "Maka nikmat Tuhan-Mu manakah yang kamu dustakan"
*mencobajadimanusiayangmenjalanihidupdenganbanyakbersyukur
Posted in Uncategorized | 4 Comments »
January 12th, 2007 by istrinyarendy
Menjadi (temporary) unemployed setelah selesai kuliah d ini… eke jadi punya waktu yang lebih banyak untuk melakukan hal2 yang aku suka…. "Bermain" ke toko buku adalah salah satunya… secara di belanda kebanyakan bukunya berbahasa belanda dan harganya ampun2 mahalnya… eke gak terlalu ngotot cari2 buku… Nah.. kemarin setelah main2 sama my lovely nephew si Hakim di pamulang eke ke Gramedia untuk pertama kalinya….. duhhh…. banyak buku yang belum aku baca pengen banget dibeli…. kayak 20 tokoh islam paling berpengaruh, bukunya BJ Habibie, risalah cintanya mbak Helvy buat bacaan ringan, dsb….. tapi karena status masih pengangguran sementara… (eh … apa terselubung yak?) …. memutuskan untuk tidak membeli karena harga bukunya lumayang menguras kantong2… dan sekali ngeluarin uang untuk buku…. bisa2 gak mampu untuk ngerem…. jadi ya sudahlah… tunggu pameran buku aja…. biar lebih murah gitu
Hmm… terus seminggu ini udah lumayan memuaskan diri ketemu orang2… dari (my great boss) pak bambang hermanto … sampe kopi darat sama Husna… adek kelas di FEUI yang justru ketemuannya lewat prensteran…. Setelah update2 sama orang kampus… agak sedih juga karena banyak dari aturan & kebijakan baru kampus yang justru buat kampus sulit berkembang….. Kebijakan organisasi yang gemuk di kampus (plus tunjangan2 yang gak kalah dengan perusahaan komersil) buat high cost management banget…. sehingga uang yang seharusnya untuk kegiatan akademik jadi terminimalisir…. sedih banget kok orang malah cari uang berlebihan di kampus yak (baca : tunjangan mobil mewah, jalan2 ke LN, dsb)… bukankah kampus itu harus dikelola dengan kultur "non profit organization" yak…. sehingga dana tuition fee mahasiswa gak lari ke mobil2 mewah pejabat fakultas… tapi justru ke kegiatan/fasilitas yang menunjang aktivitas tri darma perguruan tinggi (pengajaran, pendidikan & pengabdian masyarakat)
Belum lagi menemukan salah satu program yang dulunya adalah program unggulan di Universitas, yang memberikan kontribusi ke rektorat & dekanat masing2 +/- 1,5 milyar per tahun….. jadi rusak gara2 pimpinan baru yang lebih senang mendadani hal2 yang kurang esensi… seperti memajang perempuan2 cantik sebagai resepsionis… instead of meningkatkan jumlah produksi business case study Indonesia…. hiks hiks mau nangis…. :’(
ABCD… pusying deh…. karena gak bisa berbuat apa2…. mengingat kampus punya kultur senioritas yang sangat tinggi… dan sangat gelar oriented… jadi kayaknya jangan harap kalo belum punya PhD bisa kontribusi banyak di kampus….
Moving ke exciting stuff aja kali yak…. alhamdulillah… hari ini nilai2 mulai keluar… dan alhamdulillah…. I’ve got my first 10 grade mark for my "Is entrepreneurship for you?" class…. secara biasanya dapet 7 atau 8 (bahkan ada 6 nya) I’m so happy…. bukan berarti aku cari nilai sih… tapi dapet ilmunya digabungkan dengan nilai bagus… bener2 sangat menyenangkan….
terus hari ini juga ketemu sama bu Riga… one of inspiring person that I’ve ever known…. plus sempetin ke program pascasarjana ilmu politik di salemba buat tanya2 mengenai S2 politik buat si engkong yang kayaknya (harus) mau sekolah lagi…. sama ketemuan dengan Tante Ellen yang buatin follow up meeting hari senin & jumat minggu depan….
Hmm… hari ini si pengangguran terselubung ini mo ngapain lagi yak??? O ya… I’ve got date with my hubby …. nonton beduaan…. asiiik…. mo siap2 dulu aaahhh….
*stilloneofmylaidbackdaysaftermylifeinrotterdam*
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
January 8th, 2007 by istrinyarendy
Seperti rencana… begitu sampe di CGK ketemu sama suami… alhamdulillah… seneng banget… ngeliat wajah suami nyengir… tentengan 32,5 kg di tangan kanan, 15 kg di tangat kiri dan 10 kg di punggung… gak kerasa sama sekali… terus saking excited banget… selama di pesawat aku sama sekali gak tidur… pikiran melayang2 antara memori di Belanda.. dan rencana2 ke masa depan…. apalagi pas pemandangannya bagus banget… pesawatnya berada di atas awan yang kayak karpet putih… dan ada bulan purnama yang mengintip di jendela pesawat… TAPI… itu tidak buat aku lemes atopun ngantuk … emang yak.. kalo udah excited.. segalanya jd terasa indah… :p
Balik ke JKT…. ibaratnya "back to life… back to reality"…. salah satunya dengan muacet2 yang bikin puyeng… dan internet yang luambat banget… hehehehe… tapi sama sekali ndak masalah karena makanannya mah te o pe be ge te…… habis dari CGK.. langsung ke RM Sederhana Bintaro… ngidam makan ayam pop & gule otak dan sayur daun singkong langsung tersalurkan… apalagi ada bonus "jariang balado"… hmm… mak nyuusss…
Terus terima email dari Bjorn… dia lagi ada di Lombok.. ngajakin ketemuan masalah yayasan pedulianak… tapi.. hehehe.. masih mo liburan dulu ahh…. selain gak punya budget… masih banyak yang harus dipastikan dalam 2 minggu ke depan…. masalah karir, kepindahan ke rumah taman baru A 11, sampe masalah adaptasi kembali dengan suami & mertua… karena biasa hidup sendirian…
Yah hidup setelah sekolah, mengutip kata Bjorn, kind of weird… tapi dijalanin aja dulu lah…. anggap aja enjoying my laidback time… sebelum saat2 penuh tekanan akan datang kembali :p
Posted in Uncategorized | 10 Comments »
January 2nd, 2007 by istrinyarendy
alhamdulillah… packing & bebenah udah 90% selesai.. nanti malem nginep di tempat mbak Wiwin.. weenapad 55.. biar deket ke CSnya. Sekarag lagi brunch pake ikan salmon asap balado.. dari bu Wirda.. nyummyh.. pedes banget… tapi uennak… terakhir menikmati salmon untuk waktu yang tidak ditentukan di kemudian hari (secara di Indo ikan salmon mencapai 145 rb/kg, gak mungkin kayaknya makan salmon… kecuali saat yang sepesiiaaaallll banget :p)
Plan for today :
Jam 10 : start bebenah dapur & mandi
Jam 11.30 : ke bank.. nutup account
jam 13.00 : ketemuan mas farid di kampus… plus foto2 di kampus Erasmus woudestein… terus foto2 sekeliling rotterdam kali ya… termasuk ke pasar blaak & beurs…
jam 15.00 : balik ke rumah.. siap2 didatengin sama orang kampus… buat serah terima kunci…
jam 16.00 : inspeksi…
jam 16.30 : berangkat ke weenapad… plus poto2 rotterdam malam hari… (fleksibel.. bisa juga mengunjungi sekaligus pamitan sama mas Haris /mbak Novi sekeluarga)
jam 20.00 - 22.00 : final check….keberangkatan.. di weenapad.. sekaligus potoh2…
22.00 - 05.00 : bobo secukupnyah…
Plan for tanggal 3 januari
8.15 : berangkat dari Weenapad ke CS… sambil potoh2 di CS tentunyah… dengan tema… menyongsong fajar di Rotterdam (matahari baru terbit jam seginian niyy)
8.48 : naik kereta ke schipol… dianterin sama mbak Wiwin, mbak Susi & mas Heri (makasiiiiy.. ya ;D)
10.00 : sampe schipol… langsung check in… plus foto2 juga :p
12.00 : flight to jkt….
Posted in Uncategorized | 2 Comments »