Charles Matovu…..
Berkulit hitam legam, pembawaan yang cerdas dan penuh kehangatan khas afrika, sosoknya mengingatkan aku akan tokoh utama di salah satu film favorit aku, Hotel Rwanda. Film yang menceritakan mengenai perang saudara di Rwanda antara suku Tutsi dan suku Hutu.
Charles Matovu adalah mahasiswa paling senior di program MBA angkatan aku… yup lahir tahun 1963.. brarti kurang lebih umurnya 43 tahun dan udah punya 4 anak (FYI rata2 umur MBA07 participant adalah 30 tahun dan single). Pertama kali aku berkenalan sama beliau… dia agak “begimana” gitu… kayak buat barrier duluan sama aku… akunya pura2 gak ngeh cuek aja ngajak makan siang bareng….. Terus 2 kali makan siang bareng sama beliau… ternyata mulai terkuak kalo dia agak trauma sama orang Islam akibat adanya kasus pemaksaan agama di Uganda, negara asal beliau, ketika dipimpin oleh orang Islam… dan betapa dia tidak sukanya praktek Idul Adha di negaranya yang menurut dia adalah ”the day when you have your all cattle slaughtered and pour all the meat product to the whole city for partying”
What? Langsung aja aku jelaskan kalo praktek Idul Adha di negara aku gak kayak gitu… Praktek Islam di Indonesia lebih efektif & efisien……Kita punya badan/organisasi yang mengorganisir hewan qurban untuk dibagikan ke seluruh daerah di Indonesia yang kurang mampu (baca : hanya bisa makan daging setahun sekali dan saat idul adha aja), jadi idul adha not a day when you are slaughtered cattles tapi adalah hari yang merupakan salah satu momen/simbol social welfare in Islam. Terus si Charles nanya balik, are you a convert? Since your name is not sound muslim and the way you are thinking is not like the muslim that I’ve known? Aku ketawa ditanya gitu sambil menjawab… No Charles I “inherit Islam” from my parents and I choose to practice Islam in every aspect of my life including wearing this (sambil nunjuk ke jilbab aku…). About my name… Anna… its my grandmother nickname … derived from her full name Rohanna.
Setelah momen itu aku dan Charles jadi temen baik, we respect each other as human being, bukan sebagai pemeluk agama Christian atau muslim. Sempet juga kita diskusi masalah kenapa di
Uganda pemerintahnya yang dipimpin oleh Muslim repress masyarakat agama lain untuk memeluk Islam. Aku jawab, you know Charles, sometimes Muslim conceals Islam… that the exact things happen in your countries. Our prophet Muhammad PBUH gave many examples that he didn’t pushed Christian or Jews to become Muslim. Instead of pushing them into Islam, Muhammad PUBH protect the Jews & Christian (and also treat them well) in the city of
Makkah/Madinah and consider them as the same citizen as muslim that need to be protected by the (muslim) government which govern according to the Islamic Law. Dari sejarah tersebut… sudah jelas bahwa Islam yang dibawa Muhammad PUBH tidak memaksakan agama kepada orang lain…. Bahkan tetap menghormati dan menganggap mereka sebagai warga Negara yang punya hak & kewajiban….
Yah… mungkin itu emang kenyataan sekarang…. Muslim Conceals Islam…. Kebanyakan pemeluk agama Islam menutup cahaya dari nilai Islam itu sendiri…. mungkin karena keterbatasan pemahaman mereka…. Atau di drive oleh kepentingan/ego tertentu….. Akhirnya jadi misinterpretasi deh…..dan kasus2 kayak yang terjadi di Negara-nya Charles, atau kasus bom Bali/bom kedubes
Australia terjadi…. Orang2 udah ketakutan dulu sama Islam dan Hukum Islam…. Dan hal ini diperparah dengan kampanye media yang tidak seimbang….
Ketakutan tersebut mungkin dirasakan dengan orang2 yang takut kalau hukum Islam diterapkan setelah UU Sisdiknas disahkan & (kemungkinan) RUU APP disahkan. Aku jadi pengen banget berdialog dengan mereka yang udah paranoid duluan dengan Islam dan Hukum Islam…. dan menjelaskan bagaimana kalau Islam itu adalah agama yang penuh kedamaian dan merupakan a way of life (bukan hanya sekedar set of rules & regulations) yang akan membawa orang2 yang memeluknya memperoleh kebahagian duniawi & ukhrowi… dan mungkin aku juga akan (harus) menjelaskan “kenyataan pahit” kalau terkadang “Muslim conceals Islam” (baca : don’t judge Islam by the Muslim) yang membuat orang misinterpretasi tentang Islam… sehingga mereka gak paranoid lagi dengan Islam & Hukum Islam…..
Schiedamse Vest 38E, 3011 BA
March 19th, 2006 at 9:02 pm
Good job Sist..!
Memang sdh seharusnya setiap muslim itu menunjukan keindahan dan keagungan ajaran Islam, bukan sebaliknya, malah menutupinya..
Sepertinya kita memang membutuhkan Anna2 yang lain yang dapat memberikan penjelesan ttg islam kpd mrk2 yg ‘misunderstanding’ ttg islam.
Salut buat Anna..! tetep istiqomah yaa..
Semoga semua langkahmu dimudahkan oleh Allah SWT, amin..
March 22nd, 2006 at 12:46 am
Semua ini adalah cerita yang indah mbak.
Bakat juga menulis ya.