Perempuan itu….. (Salut untuk Ibu Yoyoh Yusroh)
Ibu Yoyoh…. Sampai saat ini saya masih tidak bisa mengurangi rasa kagum saya kepada Ibu. Pertama kali kali saya mengenal ibu ketika mengisi kajian di kampus UI, saya mendapati sosok ibu sebagai sosok yang penuh cinta kasih, teguh menjalankan prinsip, bijak, sederhana dan rendah hati….. sosok yang mana saya masih perlu belajar banyak untuk mencapainya….
Kekaguman itu terus bertambah ketika saya mulai berumah tangga….. saya tidak habis pikir bagaimana ibu bisa me-manage dengan baik 12 putra/i ibu, sekaligus juga tetap aktif menyebarkan pemahaman konsep perempuan & pengembangan perempuan dalam Islam yang membuat ibu dikenal sebagai tokoh perempuan muslim Indonesia…. Saya masih belum dikaruniakan anak bu dan beban pekerjaan saya tidak sebesar ibu…. tapi terkadang saya masih suka "tidak rapih" dalam mengurus baik rumahtangga ataupun pekerjaan saya….
Ibu… waktu ibu diamanahkan menjadi anggota DPR…. saya sangat salut sama ibu yang menolak untuk mengunjungi acara joget dangdut/konser nyanyi2 dan memilih tinggal di mobil dinas sambil membaca tilawah Al-Quran…. Dan ibu tetap bisa menjaga hubungan baik dengan anggota dewan tanpa harus "mengorbankan" prinsip yang ibu pegang…..
Ibu…. ketika saya mendengar ibu diamanahi sebagai salah satu tim penyusun UU Pornografi-Pornoaksi…. saya yakin ibu pasti diamanahi itu karena ibu adalah figur yang konsisten, teguh pada prinsip dan dianggap mampu untuk menjalankan amanah berat tersebut……
Dari jauh…. saya hanya bisa mendoakan Ibu…. semoga Ibu dimudahkan dalam mengerjakan urusan yang kini jadi masalah sensitif di negara kita bu…. semoga ibu diberi kekuatan dan kemudahan oleh ALLAH agar amanah untuk meng-gol-kan UU Anti Pornografi & Pornoaksi dapat terlaksana dengan baik…..
Schidamse Vest 38E, Rotterdam 3011 BA
March 21st, 2006 at 11:14 pm
dan aku yakin…insyaAllah Anna akan menjadi “Ustadzah Yoyoh” berikutnya…….dengan segala potensi dan kemampuan yang Anna miliki, Anna pasti bisa berbuat lebih banyak lagi untuk umat. Amin:) luv u
April 17th, 2008 at 8:55 am
saya akan menjadi azzam berikutnya : seperti Adam Ghadan menjadi Azzam al Amiriki, ehm..mungkin aku menjadi Azzam al indonesie