The Essence of Learning…..

Mungkin little bit silly ketika aku kembali sadar kalo tujuan belajar itu adalah untuk mengerti, memahami dan mampu mengaplikasikan; bukan untuk mengejar nilai seperti kebanyakan kasus yang aku alami pas waktu masih studi S-1 dulu.

Yah.. mungkin setelah refleksi kembali perjalanan aku di RSM… kultur pertama yang terbangun pas awal2 studi adalah ingin terlihat lebih baik daripada orang lain. Hal ini diakibatkan oleh perasaan unsecured karena sebagian besar temen2 punya karir hebat sebelum masuk program atau I’m not good enough dan agak2 curiga karena aku pake jilbab mereka jadi nerima aku for the sake of minority exposures… Hal tersebut mendominasi pola pikir 4 bulan pertama aku di RSM…. jadinya setres deh…. gak banyak yang diperoleh selain konflik dengan diri sendiri atau temen sekelompok (yang lead ke kurang bagusnya performa aku di sekolah)…. apalagi temen sekelompok aku adalah tipikal orang2 yang berhutang ke bank untuk biayain MBA mereka… atau mengambil seluruh tabungan yang telah mereka kumpulkan selama ini…. sehingga mereka juga punya resistensi sendiri… (baca : jadi agresif karena ketidak-secure-an mereka oleh alasan tsb)

Masuk semester 2 ini kultur yang terbangun beda banget…. Terima kasih untuk Yorgis… teman Yunani-ku yang menyadarkan aku dari rasa minder dan rendah diri akibat dari "feeling not good enough". Dia bilang…. kita disini untuk belajar… share ideas together… take advantages from different way of thinking.. or different culture/business background. Dan yang paling indah…. dia bener2 teamplayer sejati yang bisa buat team performance berada pada level di atas personal performance. Yorgis membuat Minggu lalu aku wakilin kelompok aku untuk melakukan presentasi dia bener2 kasih kepercayaan dan kesempatan sama aku buat learning…. FYI, biasanya sih yang presentasi wakilin kelompok kalo gak native speaker, orang eropa atau paling banter orang India…. Terus…Alhamdulillah pas presentasi kemarin I’m doing great… really great if the term officially exist :p…. lebih dari 5 orang samperin aku setelah kelas selesai dan bilang kalimat2 seperti well done Anna, Good job Anna… atau you are really made a good presentation…. Terus aku jujur bilang ke mereka kalo performance aku tersebut dikarenakan oleh groupwork aku yang bener2 kasih kesempatan untuk belajar dan put trust on each other… karena emang itu kenyataannya… dan mungkin kalo aku tidak berada di dalam tim aku yang sekarang (yang kultur utamanya adalah emphasize on giving learning opportunities to every group member)… bisa jadi aku gak bisa se-perform itu.

Kembali ke learning… yah kalau aku masih punya pola pikir belajar untuk nilai, punya grup yang juga kejer nilai dan tetep punya perasaan minder …. mungkin akan beda hasilnya (baca : performance-ku just so so karena sudah ada barrier duluan sebelum belajar). Mungkin ini cara ALLAH "menyentil" aku agar aku tetap konsisten menjaga niatku, untuk apa keberadaan aku di RSM ini….

Yah kalo inget kata profesor strategy aku…. (apa finance ya?)…. kalo perusahaan bertujuan hanya untuk mengejar keuntungan semata…. maka bisa dipastikan perusahaan itu akan "gugur" dalam waktu dekat… karena biasanya metodenya akan lari pada cost-cutting everywhere (baca : berorientasi jangka pendek saja, potong biaya sales atau potong high cost quality assurance procedure)…. tapi kalau perusahaan tersebut punya visi besar… misalnya : Johnson&Johnson yang menyatakan dalam Organizational creed mereka bahwa mereka bertanggungjawab kepada konsumen , supplier dan karyawan untuk menyediakan produk yang berkualitas tinggi dan harga pantas agar dapat memberikan kesempatan membuat keuntungan… malah bertahan +/- 100 tahun dan tetap profitable sampai sekarang….

Yah mungkin analogi itu cocok banget dengan yang namanya learning…. Kalo kita niat belajar untuk nilai sama dengan perusahaan yang fokus hanya buat cari untung…. tapi kalo kita niat belajar untuk memahami & mengerti untuk mengaplikasikan ilmu kita, kesuksesan akan mengikuti dengan sendirinya….seperti kesuksesan perusahaan yang sadar akan keberadaan bisnisnya untuk apa….dan bukan menjadikan profit sebagai tujuan utama…..

Alhamdulillah, aku sudah mantap memilih posisi mana pada learning process studiku di RSM ini….. mudah2an tetap konsisten

#Lagi happy dan nungguin waktu Isya, Schiedamse Vest 38E, Rotterdam 3011 BA#

2 Responses to “The Essence of Learning…..”

  1. attin Says:

    baca postingan ini jadi ingat diri sendiri he he he.. sama na,kemarin2 juga gitu,sampai kemudian ada teman yang mengingatkan yang terpenting hdair disini adalah to gain knowledges.. ah kenanak-kanakan sekali kalau menjadikan nilai sebagai ukuran mutlak pencapaian pemahaman kita…walaupun tentu saja pengukuran itu penting, tapi selalu ada yang beyond itu yang tidak terukur oleh nilai.. sama-sama berjuang!ciayo na!

  2. A'Oman Says:

    Lagi2 dpt support baru, lagi2 dpt support baru, syukron Anna… :) Jazakillah khairon katsiro.. ini aja deh yg bs diucapkan..

Leave a Reply