MBAT stories part 1 - opening ceremony

Tanggal 25 - 28 Mei 2006 yang lalu

RSM-Erasmus

University

ikut berpartisipasi dalam MBA Tournament di HEC,

Paris

. Banyak banget kejadian yang bener2 buat aku bersyukur karena betapa banyaknya kesempatan yang ALLAH kasih ke aku dalam hal menjadi manusia pembelajar di event yang mengumpulkan +/- 1600 MBA participant dari 13 business school di Eropa, dari sekolah yang jumlah participantnya besar kayak London business school, IESE, HEC sampe kategori business school kecil kayak KOC (turki…hehe to be honest aku juga gak tahu kenapa Turki juga dianggap "Eropa"). Kalo diilustrasikan bener2 kayak Olimpiade cuma pesertanya MBA participant di berbagai business school di Eropa.

Event MBA Tournament dibuka oleh Nawal el Moutawakel, perempuan hebat ini adalah perempuan muslim maroko pertama yang memperoleh medali emas 400 m hurdles di Olimpiade los angeles 1984. Beliau menyampaikan bagaimana olahraga baik dari sisi sportivitas maupun sisi pengembangan kepribadian, dapat merubah nasib suatu komunitas ataupun bangsa. Karena dalam Olahraga tidak ada sistem nilai yang berlaku, tidak ada pertentangan agama, idealisme dll. Kemenangan Nawal tsb telah menjadi inspirasi bagi negara Maroko bahwa mereka bisa tampil berprestasi di tataran internasional, dan juga bagaimana perempuan muslim bisa maju & mengembangkan prestasinya di dunia internasional.

5 menit berikutnya diisi sama petinju yang menceritakan bagaimana sasana tinju bisa membuat komunitas yang lebih baik di kantong2 slum area. Energi yang dihabiskan untuk perang antar geng, disalurkan lewat tinju, sehingga masyarakat merasa sedikit lebih aman & punya harapan di masa depan.

10 menit berikutnya diisi sama world champion rollerskater yang gak pernah mendapat pendidikan formal, tapi bener2 bisa belajar kehidupan dari olahraga. Ketekunan, pantang menyerah, spirit-antiusiasme bener2 hal yang udah terinternalisasi. Chris (kalo gak salah itu namanya) mengalami kecelakan sehingga kakinya tidak bisa "kuat" seperti sebelumnya sehingga dia gak bisa ikut kompetisi rollerblading lagi. Tapi hikmahnya, dia jadi businessman yang punya bisnis dengan turnover 3 juta euro setelah dia mendapat ide di rumah sakit untuk buat produk rollerblade dengan memakai namanya. Dia cerita gimana dia dapet idenya di rumah sakit, terus nekat pergi ke buyernya Carrefour (Perancis), ditantang untuk mempresentasikan idenya dalam 20 jam, dan dia bilang pengalamannya berjuang untuk berprestasi di olahraga membuat dia juga tahan banting di dunia bisnis. Ditambah lagi dia nekat dengan gak mau pake kursi roda atau tiang penyangga ketika harus presentasi ke Buyernya Carrefour, karena dia tahu gimana sukses menjual produk rollerblade kalo dianya sendiri terlihat “injured”. Yup, Chris ngajarin gimana Passion, enthusiasm, gak pantang menyerah dan terus memperbaiki diri adalah kunci dari sukses dalam kehidupan.

Melihat 3 contoh di atas, aku jadi bener2 "ngeh" sekarang kenapa di US banyak beasiswa olahraga untuk anak SMA yang ingin melanjutkan kuliah, karena mereka mengerti anak2 yang terbiasa berkompetisi olah raga punya semangat juang yang tinggi yang akan sukses di bidang manapun yang mereka pilih. Teamwork, belajar menerima kekalahan dan terus maju untuk berprestasi lebih baik di team basket/football/atletik bener2 menjadi kunci mereka untuk sukses di kemudian hari.

Dulu waktu SD pernah ada soal ujian apa arti mensana in corpore sano, aku jawab “dalam konteks menerjemahkan” kalo artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat… setelah hampir 18 tahun… aku baru mengerti “dalam konteks terinternalisasi” apa arti dari mensana in corpore sano tsb.

*stillinspiredbyamazingpeoplewhomImetin16thMBATournamentParis*

One Response to “MBAT stories part 1 - opening ceremony”

  1. A'Oman Says:

    Begitu deh mbk.. klo qt selalu positif thinking, terlalu banyak nikmat Allah yg diberikan kpd qt. Alhamdulillah mbk Anna msh dpt merasakan dan mensyukurinya.. [semoga ana jg bs begitu, amin..]
    About Turki, dia mmg bukan anggota unieropa mbk, tapi calon..! :) kasian kan.. sdh nego 10thn tuk gabung unieropa blm masuk2 jg, masak MBATournament aja gk diajak? :P

Leave a Reply