kapok (2) - hikmah…
Ngomongin suatu hal kayaknya harus dibahas dari dua sisi kali ya…. kayak aku pernah curhat kalo aku kapok studi jauh2 dari suami dan hal tersebut to some extent buat aku merana, tapi setelah dipikir2 kayaknya justru banyak hikmah yang aku petik dibalik "kemeranaan" tersebut
Pertama, jauh dari suami justru membuat aku makin sayang sama suami, analoginya you never know what you have until you lost it….. Yah, walopun untuk sementara aku jadi "kehilangan" 24/7 supporter & tempat curhat teroke yang sebelumnya terkesan taken from granted (plus di sisi lain suami juga kehilangan "motivator, sekretaris & bendahara pribadi"nya)…. aku & suami jadi makin sadar… kalo keberadaan satu sama lain sangat dibutuhkan untuk bekerjasama dan bergandeng tangan dalam menghadapi dunia untuk memperoleh surga…
Kedua, studi di RSM bener2 buat wawasan aku jadi terbuka luas, baik dari sisi akademik maupun sisi pergaulan sosial dengan setting multinasional. Pengalaman berinteraksi dengan banyak orang dari banyak negara ini sedikit banyak mempersiapkan aku supaya gak jadi jago kandang aja… tapi juga bisa "berbicara & didengar" di dunia internasional…. dan ditambah lagi disini aku dapet contoh konkrit yang bisa kuteladani kayak mas Haris & mbak Eva yang prestasinya subhanallah banget… gak hanya diakui kolega2nya di Indonesia… tapi juga kolega di belanda (hmm… mudah2an aku bisa ikutin jejak mereka … )
Ketiga, aku punya moment2 luxury yang mungkin gak semua orang bisa dapetin, seperti Challenge statement menteri di pertemuan (plus membuat pejabat 2 instansi saling salah-menyalahkan gara2 gak tahu musti gimana menghadapi isu yang terlontar :D), debat mengenai current affair di Indonesia kayak masalah UU pornografi… dengan teman2 STUNED yang cerdas2 dan dari berbagai disiplin ilmu, menikmati "keuntungan" sebagai kaum (muslim) minoritas, dsb
Keempat, aku makin menyadari kalo ketetapan ALLAH ini adalah yang terbaik untuk aku & rendy… karena kita masih sama2 ingin berkembang dulu… walopun kita emang pengen segera punya anak… aku gak ngebayang kalo kita dikasih anak right away…. bisa jadi malah berantakan…. suami pulang malem… akunya masih tinggi keinginan untuk memperoleh eksistensi sosialnya…tapi disisi lain kita mau tanganin langsung anak2 kita, dan masih banyak keinginan/persoalan lain (gak mau ngebahas karena listnya panjang dan bisa buat setres :p)
Yah, sekarang semuanya emang harus dijalanin…. dan harus dilakukan dengan sepenuh hati…. supaya lebih mensyukuri lagi nikmat yang ALLAH kasih ke aku & suami sekarang ini….
*luvUhoneykitaterusgandengantanganyachuntukjadimanusiayanglebihbaik*
September 26th, 2006 at 2:13 pm
Alin yakin Anna dan suami bisa kok…, tetap berfikir positif aja yah…, Allah selalu bersama orang2 yang optimis dan percaya kepadaNya…
September 27th, 2006 at 5:59 am
Sama2 ya Lin
-hugs-