kefakiran membawa kepada kekafiran…

Mungkin judulnya terlalu bombastis kalo dibandingin isi blog ini sebenarnya yang cuma mau bilang kalau orang yang desperately butuh kebutuhan duniawi bisa aja menggadaikan idealismenya. Tapi .. to some extent… judul tsb bisa jadi analogi kondisi yang lagi aku alami sekarang ini

Salah satu abangku yang kerja di perusahaan minyak… bercerita… kalau demand terhadap minyak bumi masih besar…. walaupun sekarang lagi gencar digalakkan masalah energi alternatif… (entah buah jarak, biofosil, etanol, atau bentuk2 lainnya). Dia komentar kalo energi alternatif itu "cuma" hype media aja… karena sepertinya akan susah untuk megganti minyak bumi dalam 5 dekade ke depan… Salah satu contohnya adalah masalah aviation oil alias bbm pesawat terbang… Pesawat terbang kalo isi bensin pasti berton2 (levelnya bukan literan lagi), Mesin yang ada di seluruh pesawat terbang di dunia customized untuk minyak bumi yang ada sekarang ini…. Jadi kalo dihitung minimal 40 airlines kali rata2 30 armada dikali 5 ton dikali 350 hari sama dengan 2.1 juta ton (bensin bersih-bukan minyak yang masih belum disuling) per tahun untuk pesawat terbang…. terus kalopun mau mengganti mesinnya (katakanlah lewat regulasi/ pressure internasional) bakalan susah…. wong big 5 worldwide oil company adalah mastermind dari politik internasional yang berkaitan dengan konsumsi energi…..

Terus jadi inget waktu case study… salah satu negara di afrika yang politik dalam & luar negerinya dipengaruhi oleh Shell…. ditambah lagi komentar tambahan abangku itu… "emang elo kate irak diserang buat apa? ya buat naikin harga minyak lah… dari US $ 30-40 per barrel jadi US $ 70-80"…. trus dengan polosnya adeknya yang lugu ini… berkomentar "waaahh… elu jadi bagian devil’s advocate-nya politik kotor itu dong"….:D (sementara si abang jadi diem… break sebentar… mau sholat katanya :p)

Gak lama dari diskusi tsb… aku dapet email dari CMC yang notify kalo aku termasuk 10 mahasiswa RSM-MBA yang "ditaksir" perusahaan J untuk penempatan sebagai full time employee setelah selesai program MBA, terus yang lebih mbuat aku "flattered"… salah satu officer  perusahaan J di UK… bener2 ngotot sampe buat  personalized email untuk aku supaya aku bener2 mempertimbangkan untuk berkarir dengan mereka… FYI, perusahaan J ini di kalangan MBA student menjadi salah satu target utama…. karena mereka ngasih insentif yang diatas rata2 industri, work life balance dan tidak pandang ras-etnik-fisik dsb. Tapiiii….. Perusahaan J yang produk utamanya baby personal care, barang2 farmasi & peralatan rumah sakit ini adalah salah satu daftar perusahaan Zionis ISrael yang "menyumbang" penindasan saudara/i muslim di Palestina….

Jadi sih intinya…. aku ikut aja dulu prosesnya…. buat pengalaman… :p…. soalnya baru kali ini aku diinterview untuk kesempatan bekerja full time di luar negeri… masalah mau masuk atau enggak… lihat aja nantinya gimana…. Soalnya pinginnya sih aku kerja di tempat aku melanjalankan summer internship yll… yang aku pikir tempat yang baik untuk memperoleh pembelajaran mengenai marketing & strategic management… dan punya sepak terjang yang bagus di Indonesia

Masalah idealisme ganyang zionis…. teteuuup dong… enak aja sodara2 muslim di palestina.. dijajah terus sampe sekarang…. Pokoknya "Freedom for Palestine" :D

*laginungguasharsebelumberangkatkerumahmasharissamaachie*

4 Responses to “kefakiran membawa kepada kekafiran…”

  1. Sayed Says:

    Hmmm memang dilematis menghadapi persoalan seperti itu. Aku sendiri dulu sering ikut demo menentang kapitalis, tapi sekarang kerja di salah satu perusahaan dari negara adidaya. Truz juga support buat salah satu perusahaan mining raksasa yang lagi hangat dibicarakan di tanah air. Mungkin teori Einsten memang berlaku juga di ranah sosial. Emang semua serba relatif, tidak saja dari sisi point of views, tapi juga dari sisi waktu, karena ia bisa merubah segalanya.
    Yang terakhir aku setuju banget, Palestine musti dapet kebebasannya…..

  2. RikaGelar Says:

    kalo menurut gue masuk aja na buat pengalaman. tapi susah juga ya abis dia pendukung israel…coba tanya ustadz anis mata gimana?

  3. Anna Says:

    Hmm… let it flow dulu deh mbak… :) Just do the best & let ALLAH do the rest :D

  4. Winarti Halim Says:

    :) u know d best lah mba…siapa tahu gajimu seperempatnya buat bantu palestina…cari ilmu terus bikin pabrik sendiri…

Leave a Reply