nasyid melow….
Dalam 2 minggu terakhir ada 2 nasyid yang dikirim sama mas Rendy… dua2nya buat aku nangis antara sedih, bersyukur, kangen, rindu, pingin buru2 pulang ke Indonesia, dan segala perasaan campur aduk dan perasaan "HBMR" lainnya…. (dan ternyata si mas juga ngerasain hal yang sama kalo denger 2 nasyid ini….)
Yang pertama judulnya "DIALOG DUA HATI" kita gak tahu siapa munsyidnya…. tapi begini nih liriknya :
Duhai kekasih hati… kugubahkan nasyid ini… sbagai tanda cinta suci.. dalam naungan Ilahi…
Hari demi hari … bersamamu kulewati.. dalam suka..dalam duka… dalam meniti ridhoNya..
Ikrarkan bersama untuk tetap di jalanNya .. bahtera rumah tangga.. teladankan rasul mulia
Duhai kekasih hati… kugubahkan nasyid ini… sbagai tanda cinta suci.. dalam naungan Ilahi…
Hari demi hari … bersamamu kulewati.. dalam suka..dalam duka… dalam meniti ridhoNya..
Ikrarkan bersama untuk tetap di jalanNya .. bahtera rumah tangga.. teladankan rasul mulia
Didik putra-putri sebagai amanah Ilahi… bekali akhlak imani… jadikan mukmin sejati…
Insya ALLAH… Insya ALLAH… Insya ALLAH
Nah, yang kedua judulnya "ADALAH ENGKAU" oleh Seismic…. Nah Nasyid ini bener2 buat orang yang lagi long distance relationship jadi berurai air mata… apalagi melodynya melow banget plus didengernya pas cuaca udah mulai dingin ditambah langit jarang cerah
Adalah engkau…. Dia yang kurindu…. kau menjadi bunga di hatiku… kau menjadi peneduh kalbu di perjalananku… di perjalananku…….
Tibalah waktu yang lelah kurindu… ‘tuk selalu bersama dengan denganmu… telah terbuka pintu itu… akad tlah terucap sudah… dinda marilah melangkah…
Dinda.. temanilah aku…disetiap detikku… dengan doamu… Bila terpisahkan waktu… tetaplah di sini… didalam hatiku…
Ya Rabbi…. izinkanlah kami… untuk terjaga di jalanmu… dinda .. doamu laksana pelepas dahaga di lelahnya jiwa… di lelahnya jiwa…
Adalah engkau dia yang kurindu… untuk selalu hadir di hidupku… mengiringi setiap langkah… saat menuju Mu … acuan hidup ini…
Dinda… temanilah aku… di setiap detikku.. dengan doamu… Bila.. terpisahkan waktu… tetaplah disini.. di dalam hatiku…
Ya Rabbi… izinkanlah kami… untuk terjaga selalu di jalanMu… Dinda.. doamu laksana… pelepas dahaga di lelahnya jiwa… di lelahnya jiwa…
Waktu kirim nasyid ini Mas Rendy bilang kalo lagu itu bener2 ngungkapin apa yang dia rasakan sekarang ini & aspirasi bentuk keluarga yang akan dibangun
Duh mas… sama banget….kamu gak perlu share.. aku exactly mikir yang sama mengenai bentuk keluarga yang ingin kita bangun bareng… persis kayak nasyid dialog 2 hati… Terus kalo nasyid "adalah engkau" buat aku kata dindanya diganti kanda….
*Lagimelowdischiedamsevest38E*
October 17th, 2006 at 11:56 am
Mbak Ana..ganbatte ne, semoga cepat dikumpulkan kembali dgn suami dan bs membangun keluarga utuh yang sakinah , mawaddah wa rahmah , amien .
wahh ii na kekkon ( asyik ya menikah , he..he..).
btw , nasyid yang pertama adalah nasyid dari tim Saudara Persaudaran ( atau lbh dikenal grup nasyid SP ) , grup ini dari kota Malang mbak ….^_^
October 17th, 2006 at 1:56 pm
Ambi… pertama makasih ya atas doanya & infonya mengenai SP…
Kedua… mudah2an Ambi bisa segera menyusul menikah juga
Luv U coz of ALLAH sist’
October 17th, 2006 at 9:48 pm
wah lagunya ckckckck..
,au dong dikirimin lagunya ;p
October 17th, 2006 at 11:53 pm
sip… mo dikirim kemana nih?
Ke arga atau ke ade? lewat YM aja ya…. kalo lagi onlen.. biar abis itu enak rumpiinnya
October 18th, 2006 at 7:56 pm
iya mba SP emang bagus2 n melow, berhubung blum konkret klo menembangkan judul nasyid yg diatas.saya milih judul SP yang “lagam kenangan masa muda” aja =)
November 3rd, 2006 at 6:47 am
wah, touching bener ya
lagu pertama emang enak sekali
sayang aku udah lupa nyimpen dimana kasetnya
pengin dengerin lagi nih
ada ga sih download nasyid gratis??
October 10th, 2007 at 5:39 pm
Novel “rembulan di langit hatiku” telah terbit lho,
Novel ini ditulis oleh dan’s (dani setiawan), penulis syair-syair di album “seismic, terlabuhkan/rumahku surgaku”
coba kunjungi: danisetiawan.multiply.com
…. berikut sedikit sinopsisnya:
“….. berkenankah engkau menjadi rembulan di langit hatiku? hati yang merindukan lembut cahayanya? Berkenankah engkau menjadi Aisyah-ku? seperti kehadiran Aisyah r.a. dalam kehidupan Nabi Saw.? Berkenankah engkau ….. menjadi istriku?
Bidadari itu terdiam mendengar apa yang kukatakan. Ia tak berucap meski hanya sepatah kata, pandangannya menerawang angkasa. Sejenak kemudian ia menatap mataku, lalu ia alihkan pandangannya ke pepohonan yang tumbuh di sekeliling kami. Air mata … mengalir lembut … lembut sekali … di pipinya.
————————————————-
Novel romantis ini berkisah tentang sebuah perjuangan, untuk mewujudkan cinta sejati. Cinta yang tak hanya berjalan sendiri, … tetapi menyelaraskan kehadirannya bersama percikan-percikan akal, dan getar-getar nurani.
Bila cinta itu telah datang, … adakah seorang yang bisa bersembunyi dari pesona yang dibawanya?
Bila kerinduan itu telah tiba, … adakah seorang yang bisa mengelak dari kehadirannya?
=======================================================
Profil Penulis
Dani Setiawan (Dan’s) menjalani masa-masa sekolahnya di Bandung. Setelah lulus dari SMAN 2 Bandung, ia melanjutkan S1 di ITB, lulus dengan predikat “sangat memuaskan”. Setelah merasakan atmosfer “kerja” di Jakarta dan Bogor, ia kemudian melanjutkan S2 di ITB, lulus akhir tahun 2006. Pada tahun 2003, ia sempat mempublikasikan syair-syair yang pernah dibuatnya, dalam sebuah album-musik indie “Seismic, terlabuhkan/rumahku surgaku”. Hobby menulis mulai tumbuh sejak ia masuk di sekolah menengah tingkat pertama. Novel ini adalah buku pertama yang dipublikasikannya. Novel ini sendiri terbit bersamaan dengan terbitnya album indie “Dan’s, rembulan di langit hatiku”
==================================================
Buku diterbitkan oleh: SATU LUBUK–Relung Hati
Distributor: KALAM 08156276264
January 5th, 2009 at 1:30 am
assalamualaikum.. mbak, boleh minta nasyid yang judulny ‘Dialog Dua Hati’ tadi ndak? ini email saya, aptx_4869_kudo@yahoo.co.id
Insya Allah saya online terus.. Jazakumullah khairan ^_^
June 4th, 2009 at 1:44 pm
dialog dua hati munsyidnya “SUara Persaudaraan” dari malang dari album pertama “melodi rindu dari ufuk kalbu” ditulis ustdz Muzammil Yusuf dg sedikit gubahan dari SP.
tp sungguh sangat disayangkan skrang SP sdh tidk keluarin album lagi, tugas dakwah dan amanah mereka terlalu bnyak, tp setidaknya apa yg mereka hsilkan bisa menjadi penyemangat bagi kita.
klo yg adlah engkau itu dari SEISMIC