this time will take it slow….

Selama bulan januari 2007 ini banyak perenungan yang aku lakukan…. dan aku menemukan kalo kata2 mbak novi banyak benernya…..akan ada saatnya kita memutuskan keputusan krusial dalam hidup yang mungkin secara kasat mata "merugikan" pengembangan diri, tapi di sisi lain keputusan itu justru mendatangkan lebih banyak "berkah"

So Here I am, udah memutuskan untuk back to my previous employer…. menguburkan keinginan untuk terjun ke dunia industri (baca : FMCG)… setelah perenungan atas beberapa kejadian yang terjadi. Keinginan punya anak yang besar ditambah aku pingin kejer ridho suami–yang lebih ridho kalo aku kerja di kampus (related dengan workload yang lebih rendah)… cukup banyak berkontribusi dalam pengambilan keputusan tersebut. Kalo boleh jujur… ada sedikit kekecewaan pada saat pengambilan keputusan tsb, ditambah lagi juga memicu konflik kecil antara aku & salah satu significant others aku….. Tapi ya sudahlah…. this is mylife & my nuclear family life…. dan aku Insya ALLAH yakin banget ada hal yang lebih besar yang akan aku peroleh kalo aku memilih back to campus instead of terjun ke industri.

Talking about kerjaan di kampus… kalo gak ada aral melintang… Insya ALLAH sebentar lagi surat keputusan dekan untuk mengangkat aku jadi staf tetap akademik akan keluar. Kalo dianalogikan staf tetap akademik itu kurang lebih adalah dosen tetap, padahal biasanya dari asisten dosen (posisi sebelum aku berangkat ke belanda) akan diangkat jadi dosen tidak tetap dulu sebelum menjadi dosen tetap. Dan banyak kasus di mana orang menunggu sampai lebih dari 5 tahun (bahkan ada yang belasan tahun) untuk menjadi dosen tetap. Jadi kayaknya aku musti banyak2 bersyukur… instead of complaining & whining "how small my salary will be compare to the other choice (go to industry)"… karena aku gak perlu nunggu lama untuk status dosen tetap.

Terus kutipan "apabila kamu diberi rizki bersyukurlah, maka nikmatnys akan bertambah" sepertinya sangat bener banget…. karena kerjaan di kampus sebenernya juga challenging … kita jadi kreatif gimana optimizing minimal resource untuk hasil maksimal…. dari mengajar mahasiswa, mengerjakan proposal2 hibah pendanaan departemen, korporatisasi organisasi kampus yang masih tergantung dari who’s behind (bukan how’s the system work).. dan mengejerkan pekerjaan2 tersebut cukup bisa ngasih aku perasaan kalo kerjaan aku bener2 "berarti", I’m doing something meaningful for other people/indonesian busienss education community…. Aku percaya perasaan tersebut gak akan muncul kalo aku ke industri…. yang ada malah perasaan kalo aku termasuk budak2 kapitalisme yang mengumpulkan uang seperti meminum air laut seperti yang cukup sering diungkapkan suamiku…

Kabar baik lainnya, aspirasi untuk tetap punya keterkaitan dengan industri juga Insya ALLAH akan aku salurkan melalui rencana keterlibatan dalam pembuatan Indonesian business case study yang telah dirintis sama pak Alberto & temen2 di case center (FYI, Case center departemen Manajemen FEUI udah nerbitin buku Case in Management - Indonesian real company, yang gaya & standar penulisannya a la harvard business school)

Ibaratnya QS Ar-Rahman…. "Maka nikmat Tuhan-Mu manakah yang kamu dustakan"

*mencobajadimanusiayangmenjalanihidupdenganbanyakbersyukur

4 Responses to “this time will take it slow….”

  1. fauziah Says:

    Salam kenal Ana. Walau sebenernya kita sudah pernah kenalan saat pernikahan Wina FEUI 99 Mei 2004. Aku salut banget sama Ana! Cerdas dan bijaksana…begitupula dalam pilihanmu kali ini. Setiap kita bebas untuk memmilih apapun, tapi tak akan pernah bebas dari konsekuensinya. Aku belajar cukup banyak dari blogsmu. Tetep smangat ya!

  2. Alida Says:

    Nice posting Anna… gue juga pengen banget jadi dosen dan do something meaningful to community and to improve business education in our country…sayangnya saya masih jadi salah satu orang yang terjebak dalam industri FMCG itu :( mungkin harus terus berkontemplasi untuk menentukan arah masa depan nih……

  3. Novita Says:

    Dinikmati saja, An.
    Enggak bisa terjun ke dunia industri juga bukan the end of the world. Anggap saja mengajar itu sebagai kewajiban melaksanakan ikatan dinasmu yang 2n+1 itu di Manajemen FEUI, sembari lihat-lihat kesempatan melanjutkan ke S3. Ya kan?

  4. Irma Says:

    Hi Anna, nice blog! You really made me think…. Thanx for sharing your thoughts…

Leave a Reply