last day of 2006 — new resolutions for 2007?
December 31st, 2006 by istrinyarendyKalo diinget lagi… resolusi 2006 aku cuma satu, survival … baik untuk menjalankan hidup jauh dari suami dan studi di belanda ini. Hasilnya.. alhamdulillah jauh lebih baik daripada yang aku duga… "aim low get high" ceritanya.. hehehe… tapi masalah survival ada cerita dibalik itu.
Waktu sebelum nikah… aku dapet wejangan dari tante Mili, adek mama yang paling kecil. Dia bilang, menikah itu gak sama dengan meraih prestasi di sekolah atau ngejer hasil performance appraissal yang tinggi di kantor. Menikah itu ya survival, karena waktunya sampe maut memisahkan kita, kalopun mau "ganti partner" karena ketidakcocokan… gak semudah di kantor/sekolah karena akan banyak konsekuensinya.
Si Tante juga bilang bahwa masalah komunikasi pegang peranan penting.. jangan dipendam… karena bisa menimbulkan bahaya laten (hihihihi kayak PKI aje… :p)… dia menunjukkan contoh tante N yang akhirnya cerai sama suaminya karena masalah keuangan yang gak fair & gak transparan yang terus dipendam oleh kedua pihak…. tapi juga jangan langsung menyalahkan/menyerang karena akan mendatangkan masalah baru… dia ngasih contoh hidup keluarga S yang emang doyan banget "berantem".. hal2 yang kecil kayak si bapak kelamaan dandan sampe milih mangga bisa jadi trigger untuk memulai pertengkaran… sehingga anak2nya lebih doyan keluyuran karena rumah jadi gak nyaman ditinggalin… anak2nya sampe bilang dengan nada becanda (walopun sebenernya serius) "gak normal kalo ada hari dimana papa-mama gak berantem". Wakss.. eke gak pengen dah punya keluarga kayak gitu. Sebagai penutup wejangan si tante Mili bilang kalo aku&mas Rendy survive menjalankan hal tsb… keluarga yang sakinah & mawaddah akan mudah untuk dicapai.
Baru pada tahun 2006 ini aku menggunakan kata survival dalam resolusi. Tahun2 sebelumnya aku pake kata target… yang akhirnya banyak gak tercapainya… dan agak buat stress baru. Apalagi makin menyadari aku makin tua… dan stamina aku gak kayak kuliah S1 dulu yang bisa ikut 2 organisasi, ikut kepanitiaan, ikut2an tim trainer, jadi binglas BTA, ngajar bimbel, ikut dirosat setiap minggu, gak takut nyetir sendiri ke cibodas, hang out sama temen2, "ngedate" dengan sahabat2ku (termasuk si ibuch) dan hampir gak pernah gak hadir di kuliahan… sekarang… hohoho…banyak constraintnya kayaknya…
Hmm.. kayaknya emang resolusi aku di 2007.. perlu pake pendekatan survival juga kayaknya…. yah survive menjadi keluarga samara, survive menghadapi financial challenge, survive mensinergikan keinginan2/ambisi2 pribadi dan kenyataan hidup PLUS yang terpenting survive menjalankan hidup (pribadi & keluarga) mengikuti ketentuan2 dari ALLAH SWT…. mengenai keinginan lain2 kayak bisa menguasai bahasa cina & arab kayaknya akan dibuat mengalir aja….yang penting dijalanin.. bukan dipikirin … karena kelemahan aku emang suka gak seimbang antara mikir & jalanin (kebanyakan mikirnya gitu :p)
*dminus3*
